Satu lagi destinasi wisata religi khususnya yang ada di kota Tanjungpinang yaitu Vihara Sasana Dharma yang berada di daerah Senggarang. Vihara ini disebut sebagai vihara tertua di Tanjungpinang karena dibangun sekitar 300 tahun yang lalu yaitu abad ke-17 oleh imigran dari Cina daratan. Keberadaan klenteng ini merupakan bukti eksistensi warga Cina di daerah ini sejak zaman Kerajaan Riau dulu. Vihara ini menampilkan arsitektur kolonial dan ragam hias Cina dengan atap berbentuk pelana.
Kompleks vihara ini memiliki empat bangunan utama, dimana tiga bangunan merupakan kelenteng yang letaknya menghadap ke laut. Kelenteng pertama bernama kelenteng Fu De Zheng Shen, kedua bernama kelenteng Tian Hou Sheng Mu, ketiga bernama kelenteng Yuan Tien Shang, sedangkan yang keempat adalah Vihara Dharma Sasana yang dibangun pada tahun 1988. Suasana hijau tampak di kawasan vihara ini.
Sebagian bangunan yang berdiri kokoh dengan luas wilayah mencapai 5 Hektar tersebut tetap dirawat keasriannya dimana sering dikunjungi oleh turis mancanegara khususnya turis Tiongkok. Dibalik kemegahan bangunan juga tersimpan berbagai patung dari para dewa yang dianggap sebagai pembawa hari berkah diantaranya patung Dewi Kwan Im, Dewa teratai dengan tinggi mencapai 2 meter dan patung Tangan seribu dengan ketinggian yang sama. Selain itu juga terdapat banyak patung seperti patung naga, patung pendekar sakti Sun Gi Kong dan teman-temannya serta masih banyak patung lainnya.
Vihara ini mulai buka dari pukul 08.00 WIB hingga 17.00 WIB dan tidak ada biaya untuk masuk ke dalamnya karena sekali lagi fungsi utama dari tempat ini adalah sejatinya merupakan tempat ibadah para pemeluk agama Buddha.